Showing posts with label Abaikan. Show all posts
Showing posts with label Abaikan. Show all posts

Friday, 31 May 2019

Crash Course Review

Crash Course adalah salah satu channel di youtube yang didirikan oleh John Green dan Hank Green. Bagi para netizen youtube apalagi yang nerd pasti udah ngga asing sama dua sosok ini. Ya, John Green dan Hank Green memang sudah biasa dikenal dari channel vlogbrother dengan berbagai videonya yang biasanya berisi berbagai jalan pikiran yang dibagikan oleh dua saudara tersebut.

Nah kali itu, mereka membuat channel baru bertema pendidikan, namanya adalah Crash Course. Crash Course pada awalnya diisi dengan materi sejarah (yang dipandu oleh John Green) serta kimia dan biologi (yang dipandu oleh Hank Green). Namun kemudian channel ini berkembang dan banyak materi yang mulai dipandu oleh profesional dibidangnya.

Hal yang menarik tentang Crash Course adalah cara penyampaian konsep materinya yang ringan, fun dan kadang sering kali suka melawak. Crash Course juga menggunakan bahasa yang ngga kaku dan asik. Bahkan disertai dengan animasi-animasi cell shade yang lucu tapi informatif.

Hal yang gue suka pribadi tentang crash course adalah cara John Green menyampaikan informasi, dia ngga menggurui, dan dari situ banyak orang yang menerima cara penyampaian dia yang mungkin (katanya) ngga biasa di kalangan orang barat. 

Dan ada satu quote yang gue inget sampai sekarang dari dia (yang semoga bisa menyenangkan hari) yakni DFTBA: Don't Forget To Be Awesome


Saturday, 2 March 2019

Kepercayaan adalah sebuah tantangan sekaligus ancaman, sebagaimana memang sering terjadi. Tantangan adalah sesuatu yang akan memperlebar kekuatan-kekuatanmu dengan kemungkinan menguatkannya. Anda ingin menghadapi suatu tantangan karena Anda cukup yakin bisa berhasil. Ini dalam menentukan tugas-tugasnya sendiri, yakin itu.

Sunday, 1 October 2017

Cara Menulis Pendahuluan

Pendahuluan adalah bagian setelah judul dan abstrak. Bagian ini menampilkan "hook" yang ditujukan kepada pembaca agar mereka tertarik untuk mengetahui isinya lebih lanjut. Tujuan menulis pendahuluan adalah mengantarkan pembaca pada isi artikel utama. Apa yang dijelaskan dalam pendahuluan adalah

  • Mengapa topik artikel itu penting
  • Apa saja kontribusi dalam artikel
  • Struktur Artikel
Dalam pendahuluan, penting untuk memberikan pemaparan secara singkat mengapa penelitian ini relevan dan penting, bukan hanya di mata penulis namun juga di mata komunitas akademik. Terangkan secara objektif. Masukkan "gap" dalam pendahuluan. Gap adalah ketidaktahuan penulis dan masalah yang dihadapi dengan penjelajahan pengetahuan yang relevan dalam praktik. "Gap" ini akan membimbing kita ke dalam pendahuluan.

Kontribusi adalah upaya mengisi "gap". Bagaimana pertanyaan masalah dirumuskan dan kontribusi didefinisikan. Namun mengidentifikasi "gap" masihlah belum cukup. Berikan penjelasan mengapa "gap" ini menarik dan penting.

Struktur Artikel
Dalam pembuatan pendahuluan makalah ada beberapa ketentuan atau bagian-bagian di dalamnya yang harus tertera dan diperhatikan agar susunan kalimat dan isinya sesuai dengan ketentuan yang telah digariskan dalam aturan sekolah atau kampus masing-masing, yaitu umumnya mengandung :
  • Latar Belakang : Berisi tentang hal apa yang menarik atau mendorong seorang penulis sehingga tertarik membahas tema makalah yang disajikan tersebut.
  • Rumusan Masalah : Berisi tentang hal-hal apa saja yang akan dijawab dan dibahas dalam makalah tersebut sehingga penulis nantinya fokus dalam mengkaji tema yang disajikan berdasarkan batasan-batasan pembahasan yang telah dibuat dalam pendahuluan tersebut.
  • Tujuan Penulisan : Berisi tentang manfaat apa saja yang akan diperoleh dengan pemilihan tema pembahasan tersebut

Namun, madzhab lain memberikan pedoman yang berbeda, terutama untuk disiplin yang tidak menganggap bagian khusus teori dalam artikel sangat penting. Lihat kembali dua macam kerangka artikel di sini.

Menurut Day (1975), pendahuluan seharusnya:
1. Mempresentasikan dengan jelas batasan masalah yang diteliti
2. Untuk mengarahkan pembaca, tinjauan pustaka singkat dapat dimasukkan
3. Metode penelitian seharusnya dinyatakan, dan jika diperlukan juga dituliskan alasan mengapa metode tersebut dipilih
4. Menyatakan hasil penting penelitian.

Bagi Day (1975), membuat pembaca menebak-nebak sebagaimana film ‘suspense’ tidak baik dalam publikasi ilmiah. Pedoman ini juga diamini oleh Suppe (1998) yang menyatakan kadang teori digabungkan ke dalam pendahuluan.

Ada dua kesalahan yang sering ditemui dalam pendahuluan, yaitu (a) gagal dalam merumuskan masalah; (2) overpromising.

Dalam menulis pendahuluan, penting untuk membuat pembaca tertarik untuk membaca. Jika mereka tidak tergugah untuk membaca pendahuluan, Belum tentu mereka akan membaca bagian selanjutnya. Sehingga buat pendahuluan serelevan dengan urgensi yang maksimal agar pembaca tertarik untuk menyimak bacaan dengan baik.

Daftar Pustaka
https://id.wikihow.com/Menulis-Pendahuluan
https://publikasiinternasional.wordpress.com/2012/03/15/menulis-pendahuluan/
http://hendrabawa.blogspot.co.id/2012/11/pendahuluan-karya-ilmiah.html

Friday, 24 June 2016

Menurut Mr. D. C Mulder menulis sebagai berikut :
“ Tiap-tiap manusia yang mulai berpikir tentang diri sendiri dan tentang tempatnya dalam dunia, akan mengahdapi beberapa persoalan yang begitu penting sehingga persoalan-persoalan itu boleh diberi nama persoalan-persolan pokok”.
Beberapa aliran filsafat pendidikan;
ü Filsafat pendidikan progresivisme. yang didukung oleh filsafat pragmatisme.
ü Filsafat pendidikan esensialisme. yang didukung oleh idealisme dan realisme; dan
ü Filsafat pendidikan perenialisme yang didukung oleh idealisme.

Pendidikan adalah upaya mengembangkan potensi-potensi manusiawi peserta didik baik potensi fisik potensi cipta, rasa, maupun karsanya, agar potensi itu menjadi nyata dan dapat berfungsi dalam perjalanan hidupnya. 

Saturday, 4 July 2015

Sebuah pertanyaan yang terjawab

Let's say World War I didn't happen. How do you see the world right now in all aspect. Good night!  Michael Raffy
The effect would be complex, though.
1) Ottoman Empire would still exist. Sultan of Ottoman Empire would still be caliph of Islam and custodian of two holy mosques. Saudi Arabia would never exist.
2) Russian Empire would still exist. Soviet Union nor Russian Federation were never exist. Russian Empire and US would maintain friendly relationship up to now.
3) There would be no World War II. The collapse of German Empire after World War I brought German people live in poverty and multidimensional crisis. By this, has come one savior of German people: Adolf Hitler.
4) Israel would never exist. After World War I, Ottoman territory of Palestine were ceded to British Administration, which allowed Zionist movement to develop itself.

In the manner of copy paste from @Greschinov ask.fmnya kakak Erlangga 

http://ask.fm/Greschinov

Thursday, 2 July 2015

Sekedar Renungan

Inilah ‘Tamparan’ dari Dosen untuk Mahasiswa
Sebuah renungan untuk diri sendiri . Ini cara saya menggampar mahasiswa saya Tulisan dari Bapak I Made Andi Arsana (Teknik Geodesi UGM). Semoga menginspirasi. Tamparan dari dosen untuk mahasiswa ini semoga dapat menjadi motivasi untuk terus belajar dan bekerja keras.
1. Kamu ingin dapat beasiswa S2 ke luar negeri nanti? Pastikan IP di atas 3 dan TOEFL di atas 500! Merasa tidak pinter? BELAJAR!
2. Empat atau lima tahun lagi kamu bisa sekolah S2 di luar negeri dengan beasiswa. Itu kalau kamu tidak cuma twitteran saja sampai lulus nanti.
3. Kamu tidak akan bisa S2 di luar negeri karena akan ditolak profesor kalau nulis email formal saja tidak bisa. Alay itu tidak keren, tidak usah bangga!
4. Tidak usah tanya tips cara menghubungi professor di luar negeri kalau kirim email ke dosen sendiri saja kamu belum bisa. Hey, ganti dulu akun niennna_catique@gmail.com itu!
5. Tidak usah ikut meledek Vicky, kamu saja tidak tahu kapan harus pakai tanda tanya, tanda seru, tanda titik, spasi, huruf besar, huruf kecil di email kok!
6. Mana bisa diterima di perusahaan multinasional biarpun IP tinggi kalau nulis email saja lupa salam pembuka dan penutup
7. Sok mengkritik kebijakan UN segala, dari cara menulis email saja kelihatannya kamu tidak lulus Bahasa Indonesia kok. Tidak usah gaya!
8. Bayangkan kalau kamu harus menulis email ke pimpinan sebuah perusahaan besar. Apa gaya bahasa email kamu yang sekarang itu sudah sesuai? Jangan-jangan bosnya tertawa!
9. Apapun bidang ilmu kamu, akhirnya kamu akan berhubungan dg MANUSIA yang beda umur dan latar belakangnya. Belajar komunikasi yang baik. Jangan bangga jadi alay!
10. Bangga bisa software dan gunakan alat-alat canggih? Suatu saat kamu harus yakinkan MANUSIA akan skill itu. Belajar komunikasi dengan bahasa manusia biasa!
11. Kamu orang teknik dan hanya peduli skil teknis? Kamu salah besar! Nanti kamu akan jual skil itu pada MANUSIA, bukan pada mesin!
12. Kamu kira orang teknik hanya ngobrol sama mesin dan alat? Kamu harus yakinkan pengambil kebijakan suatu saat nanti dan mereka itu manusia. Belajar ngomong sama manusia!
13. Malas basa-basi sama orang yang tidak dikenal? Enam tahun lagi kamu diutus kantor untuk presentasi sama klien yang tidak kamu kenal. Belajar!
14. Malas belajar bikin presentasi? Lima thn lagi bos kamu datang dengan segepok bahan, “saya tunggu file presentasinya besok!”
15. Kamu orang sosial dan malas belajar hal-hal kecil di komputer? Lima tahun lagi bos kamu datang bertanya “cara membesarkan huruf di Ms Word dengan shortcut gimana ya?’ Mau nyengir?
16. Mahasiswa senior, jangan bangga bisa membully Mahasiswa baru, tujuh tahun lagi kamu diinterview sama dia saat pindah kerja ke perusahaan yang lebih bagus
17. Mahasiswa senior, keren rasanya ditakuti Mahasiswa baru? JANGAN! Urusan kalian nanti bersaing sama orang-orang ASEAN dan Dunia. Bisa bikin mereka takut tidak?
18. Bangga bisa demo untuk mengundurkan jadwal ujian karena kamu tidak siap? Kamu itu mahasiswa negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, masa’ urusannya cetek-cetek begitu sih?!
19. Tidak usah lah sok hebat demo nyuruh SBY berani sama Amerika kalau kamu diskusi sama mahasiswa Singapura saja tergagap-gagap
20. Tidak perlu lah teriak-teriak “jangan tergantung pada barat” jika kamu belum bisa tidur kalau tidak ada BB dekat bantal
21. Tentara kita tidak takut sama tentara Malaysia kalau kamu bisa kalahkan mahasiswa Malaysia debat ilmiah dlm forum di Amerika!
22. Tidak perlu beretorika menentang korupsi kalau kamu masih nitip absen sama teman saat demo antikorupsi!
23. Boleh kampanye “jangan tergantung pada barat” tapi jangan kampanye di Twitter, Facebook, BBM, Path dan Email! Memangnya itu buatan Madiun?!
24. Kalau file laporan praktikum masih ngopi dari kakak kelas dan hanya ganti tanggal, tidak usah teriak anti korupsi ya Boss!
25. Minder karena merasa dari kampung, tidak kaya, tidak gaul? Lima tahun lagi kamu bisa S2 di negara maju karena IP, TOEFL dan kemampuan kepemimpinan. Bukan karena kaya dan gaul!
26. Pejabat kadang membuat kebijakan tanpa riset serius. Sama seperti mahasiswa yang membuat tugas dalam semalam hanya modal Wikipedia
27. DPR kadang studi banding untuk jalan-jalan doang. Sama seperti mahasiswa yang tidak serius saat kunjungan ke industri lalu nyontek laporan sama temannya
28. Pejabat kadang menggelapkan uang rakyat. Sama seperti mahasiswa yang melihat bahan di internet lalu disalin di papernya tanpa menyebutkan sumbernya.
29. Alah, pakai mengkritik kebijakan pemerintah segala, bikin paper saja ngopi file dari senior dan ubah judul, pendahuluan sama font-nya
30. Gimana mau membela kedaulatan bangsa kalau waktu menerima kunjungan mahasiswa asing saja kamu tidak bisa ngomong saat diskusi. Mau pakai bambu runcing?
31. Kalau kamu berteriak “jangan mau ditindas oleh asing”, coba buktikan. Ikuti forum ASEAN atau Dunia dan buktikan di situ kamu bisa bersuara dan didengar! (sumber)
Sumber: anakunsri.com/inilah-tamparan-dari-dosen-untuk-mahasiswa/

Monday, 22 June 2015

Foreword

Alhamdulillah, lima hari jalan dapet 2 semester buat mata pelajaran sosiologi. Langkah pertama untuk ngembangin blog ini jalan juga dan seneng karena bisa ngisi kegiatan dengan hal-hal yang positif serta membangun.

Dari blog ini aku emang sedikit kebayang rencana untuk mengembangkan ke arah website yang berbasis wawasan dan tematik, banyaklah, tapi kalau udah ngasih tahu spoilernya kan rasanya jadi ngga kejutan lagi. Tapi untuk saat ini, agar bisa jalan, aku baru ngusahain mau ngelengkapi isi materi. Syukur-syukur kalau kesananya bisa makin berkembang.

Pengen juga sih bikin infographic dan gambar-gambar pendukung, nambahin tokoh-tokoh yang berpengaruh, informasi pendidikan baik dari sekolah maupun luar sekolah, informasi perkuliahan dan hal-hal yang berhubungan sama minat aku terhadap social science.

Dari blog ini yang semula awalnya mau ngasih informasi tentang berbagai fakultas yang dituju mungkin rada tersendat karena kurangnya informasi gue sebagai penulis yang masih newbie.Ada juga hal yang tersendat yaitu beberapa debat issue yang nggak aku bahas karena kurang mengikuti perkembangan berita. Wah harus ditingkatin nih :D

Tapi karena emang ada kemauan yang memang masih belum didukung penuh dengan kemampuan, alhasil udah bisa jalan selangkah demi selangkah.

Tak lupa ngasih ucapan terima kasih sama komputer dan beberapa modul soal. Memang susunan kata-kata postingan ini rada klise, tapi sekarang lagi milih cara konvensional dulu agar blog ini tetap berlanjut. :D

Friday, 19 June 2015

Back to Science

Setelah melalui beragam tes, kali ini aku akan disibukkan dengan hal yang sangat mengundang tanya. Fisika, ya fisika. Aku tak menyangka aku akan belajar fisika kembali. Tenang, aku masih tetap berniat untuk melanjutkan pembelajaran sosial melalui pandangan fisika. Dan aku kembali mempelajari hal yang tidak ahli untuk aku lakukn, tapi harus aku hadapi.

Aku sejenak berbalik badan dan memutar haluan

Monday, 11 May 2015

Berbagai pendaftaran mahasiswa baru diadakan. Aku di sini sudah tidak merenung dan telah memutuskan. Banyak sekali ujian yang harus dihadapi, pilihan yang harus dipilih dan tujuan yang harus dimenangkan

Tuesday, 28 April 2015

;P

dengan berbagai pertanyaan tentang beberapa hal yang bikin kepo-kepo empiris