Wednesday, 4 December 2019

Ekonomi Pembangunan



Negara memiliki perekonomian yang berbeda-beda. Ekonomi pembangunan adalah cabang ekonomi yang melihat jalan untuk meningkatkan pembangunan perekonomian. Istilah ini sangat sering digunakan dalam negara berkembang. Dalam konteks ini, banyak faktor yang berada di luar mikroekonomi murni yang menghalangi ekonomi pembangunan. Negara berkembang bisa jadi memiliki literasi yang rendah dan tingginya angka kelahiran. Rencana yang dibuat untuk meningkatkan ekonomi pembangunan pada suatu negara dibuat untuk menyajikan solusi terhadap masalah ini (dan tidak selalu solusi ekonomi)

Ekonomi pembangunan umumnya dihitung oleh human development index, tingkat angka harapan hidup dan lain sebagainya. Hal ini adalah alat dimana institusi seperti IMF dan Bank Dunia pakai untuk mengklasifikasikan apakah negara ini adalah negara maju, negara terbelakang atau negara terindustrialisasi.
Derived Demand
Derived demand adalah apa yang terjadi ketika seseorang membeli satu barang yang membuatnya harus membeli pelengkapnya karena alasan tertentu. Contohnya jika seseorang membeli mainan, ia harus melengkapi mainan tersebut.

Depresi

Depresi adalah periode waktu yang panjang ketika ekonomi suatu negara tidak berjalan dengan baik. Biasanya ditandai dengan banyaknya jumlah pengangguran. Depresi lebih parah dibandingkan resesi. Depresi dapat bertahan untuk bertahun-tahun lamanya. Sebagai tambahan dari tingginya pengangguran, depresi dapat menyakitkan bagi bank, perdagangan, dan manufaktur. Harga jatuh, dan kredit sangat sulit didapatkan, serta adanya peningkatan gulung tikar. Suatu depresi di satu negara dapat menyebar dengan cepat ke negara lain.

The Great Depression
The Great Depression (1929-1939) merupakan depresi ekonomi terlama dan terdalam dalam sejarah dunia industri modern. Kejadian ini bermula setelah pasar saham Amerika Serikat bangkrut pada tahun 1929. Harga dalam pasar saham Wall Street jatuh dari 24 Oktober sampai 29 Oktober 1929. Hal ini membuat Wall Street panik. Jutaan investor hancur secara finansial. Saat tahun 1933, setengah dari keseluruhan bank di Amerika Serikat bangkrut dan antara 13 sampai 15 juta penduduk Amerika menjadi pengangguran. Awal mula perang dunia II di Eropa berakhir dengan depresi. The Great Depression berdampak pada negara-negara di seluruh dunia. Tidak seperti depresi sebelumnya yang hanya beberapa negara yang ikut sakit, the Great Depression juga dirasakan oleh sekiranya seluruh negara industri. Negara yang berusaha melindungi ekonomi mereka dengan meningkatkan tarif harga barang import ke negara mereka. Hal ini menyebabkan perdagangan dunia jatuh 30 persen. Diperkirakan 30 juta orang di dunia menjadi pengangguran pada tahun 1932

The Great Depression telah jauh mencapai konsekuensi politik. Sebagaimana ekonomi jatuh beberapa orang melihat adanya diktator militer yang menyelamatkan negara mereka. Contohnya, negara seperti Argentina dan beberapa negara Amerika Tengah memiliki diktator. Di Jerman, Italia dan Jepang, fasisme memegang secara langsung jalannya perang dunia II. di Uni Soviet, depressi dibiarkan terjadi oleh Joseph Stalin untuk mendatangkan kekuatan kekuasaan. Dia mengasingkan jutaan pengangguran pada kemah ketenagakerjaan dan memulih serangkaian terror yang disebut Great Purge. Sebagaimana 20 juta pendududk Uni Soviet meninggal pada tahun 1930 sendirian. Di bagian barat, satu tanggapan yang disebut Welfare Capitalism. Gerakan ini memegang kendali di negara seperti Kanada, Prancis, dan Britannia Raya

Tanda-Tanda Depresi
Sebagaimana pada tahun 2013, beberapa negara di Eropa mengalami pengangguran yang jauh lebih besar dari yang mereka kira seperti pada saat Great Depression pada tahun 1930. Dikarenakan Gross Domestic Product nya lebih cepat menyusut daripada beberapa pengeluaran yang dihabiskan oleh negara tersebut. Krisis finansial eropa menunjukkan setiap tanda yang memburuk, bukan membaik. Sementara resesi telah dinyatakan oleh pemerintah, ekonom telah menganggapnya sebagai depresi. Sebagaimana negara Eropa terkunci dalam Euro, mereka tidak dapat mendevaluasi mata uang mereka sendiri untuk menyesuaikan ekonomi mereka. Ini berarti mereka tidak dapat menurunkan harga ekspor mereka untuk membuat mereka lebih menarik sehingga tidak dapat mencapai neraca perdagangan

Deficit Spending

Deficit spending adalah ketika seseorang menghabiskan lebih banyak uang dari yang mereka punya. Dengan kata lain pengeluaran lebih banyak daripada pendapatan. Hal ini disebut defisit. Lawan defisit adalah Budget surplus. Istilah ini digunakan sebagai anggaran pemerintahan, perusahaan swasta atau seseorang. Defisit pengeluaran pemerintahan sangat kontroversial dalam ekonomi, ekonom memiliki pandangan berbeda tentang hal ini.
Hutang adalah ketika seseorang meminjam harta orang lain. Biasanya hutang itu dalam bentuk uang, namun bisa juga seperti barang, jasa, keinginan atau hal-hal lain. Jika kamu membuat persetujuan untuk meminjamkan sesuatu maka kamu memiliki piutang dan jika kamu dipinjam sesuatu maka kamu memiliki hutang.

Macam-macam Hutang
Barang, jasa dan uang yang dipinjamkan dengan maksud untuk mengembalikannya bisa menghasilkan hutang. Hutang dapat dijaga atau tidak terjaga.

Hutang yang terjaga menggunakan collateral, semacam harta yang dijadikan jaminan oleh pemegang hutang sampai hutang itu terbayar. Jika pelunasan tidak dilakukan secara penuh, kreditur mendapatkan aset jaminan. Misalnya, pinjaman mobil biasanya menciptakan hutang yang dijamin. Jika Anda masih berutang uang pada pinjaman mobil dan tidak melakukan pembayaran tepat waktu, pemegang nota dapat mengambil kembali (atau mengambil kembali) mobil dan menjualnya untuk mendapatkan uang yang masih jatuh tempo. Hipotek rumah serupa.

Utang tanpa jaminan lebih berisiko bagi pemegang utang (pemberi pinjaman, juga disebut kreditor). Dalam hal pembayaran hutang tidak dibayar, kreditur tidak dapat mengambil aset. Utang kartu kredit biasanya tidak aman. Jika Anda menagih item ke kartu kredit dan tidak melakukan pembayaran bulanan, penerbit kartu kredit dapat melaporkan non-pembayaran ke agen pelaporan kredit. Itu akan mengurangi nilai kredit Anda sehingga orang lain tidak akan meminjamkan uang kepada Anda. Tetapi biasanya mereka tidak dapat mengambil kembali apa pun yang Anda beli dengan kartu.

Creative Destruction

Creative Destruction (German: schopferische Zerstorung) adalah istilah yang berasal dari aliran Marksisme. Istilah ini membicarakan bagaimana kekayaan dikumpulkan dan menghilang dibawah kapitalisme. Istilah ini pertama kali digunakan dalam  Werner Sombart's Krieg und Kapitalismus ("War and Capitalism", 1913). Gagasan ini pertama kali didiskusikan di dalam buku The Communist Manifesto (1848), Grundrisse (1857), dan Volume ke-4 Das Kapital (1863)

Asal Mula dan Makna
Creative destruction sebenarnya digunakan untuk menggambarkan teori tentang bagaimana kehancuran tatanan ekonomi yang mengarah kepada gagasan ekonomi kapitalis. Seorang sosiolog marksisme (Sombart) dialamatkan sebagai pencetus istilah ini dalam bukunya Krieg und Kapitalismus, yang berarti "Perang dan Kapitalisme". Karya dan publikasi aliran Marksisme seperti halnya Karl Marx itu sendiri dan Friedrich Engels, seorang ilmuwan sosial yang mendiskusikan gagasan creative destruction.

Selama 1950 dan setelahnya, istilah ini menjadi diasosiasikan oleh Ekonom Austria-Amerika Joseph Schumpeter. Schumpeterlah yang membuat teori ini terkenal. Meskipun begitu, gagasan creative destruction Schumpeter berbeda dengan gagasan asli Marx. Istilah ini meraih kepopuleran dalam ekonomi pasar bebas dan neoliberal dimana istilah ini digunakan untuk menggambarkan proses seperti downsizing. Meskipun begitu, Ide asli Marx telah dikembangkan oleh para ilmuwan sosial berpengaruh seperti David Harvey, Marshall Berman dan Manuel Castells.

Biaya Hidup

Biaya Hidup
Biaya hidup adalah sejumlah uang yang dihabiskan untuk hidup di suatu tempat. Termasuk makan, rumah dan sebagainya

Konsumsi

Konsumsi
Konsumsi adalah konsep utama dalam ekonomi. Konsumen menghabiskan sebagian besar pendapatan mereka pada konsumsi. Beberapa pendapatan dikeluarkan untuk membeli barang atau jasa yang mereka butuhkan- hal ini disebut konsumsi. John Maynard Keynes membicarakan tentang pengeluaran konsumen dan sebuah fungsi konsumsi yang menyatakan bahwa rumah tangga menghabiskan pendapatan mereka. Aliran yang berbeda memberikan pengertian yang berlainan tentang konsumsi, namun mereka sepakat bahwa mekanisme dasar bagaimana konsumsi bekerja adalah.....

Perilaku Konsumen
+Konsep
--Konsumsi
--Konsumsi Otonomi
--Induced Consumption
--Consumer Culture Theory
--Consumer Debt
--Consumer Economy
--Consumer Spending

Tipe Penelitian
--Perilaku Konsumen
--Pilihan konsumen
--Ekonomi Konsumen
--Consumer Neuroscience
--Consumer Product
--Marketing Research

Consumer Attributes
--Consumer Confidence
--Consumer Confusion
--Consumer Ethnocentrism
--Consumer Socialization
--Consumer's Risk
--Consumption Function
--Cultural Consumer
--Homo Economicus

Processes
--Consumer Cooperative
--Consumer-to-business
--Factory-to-consumer
--Consumer Service
--Consumerization

Consumer Spending

Pengeluaran Konsumen, atau konsumsi atau consumption expenditure adalah saat orang-orang membeli barang dan jasa. Bagian ini adalah bagian terbesar dalam permintaan agregat dalam makroekonomi. Ada dua bagian dalam pengeluaran konsumen, yakni induced consumption (saat konsumsi meningkat atau menurun karena perubahan level pendapatan) dan autonomous consumption (saat tingkat pendapatan tidak berubah).
Dalam ekonomi, konsumen adalah orang atau organisasi yang menggunakan layanan jasa, barang atau komoditas.

Ekonomi dan Pemasaran
Seorang konsumen adalah seseorang yang membeli barang atau jasa untuk kebutuhan konsumsi. Mereka tidak menjual barang untuk dijual kembali. Konsumen adalah seseorang yang membayar dengan uang yang ia butuhkan untuk membeli barang atau jasa yang diproduksi. Konsumen sangat penting dalam sistem ekonomi di suatu negara. Tanpa konsumen, produsen tidak memiliki alasan untuk memproduksi. Alasan utama produsen adalah untuk memproduksi barang dan menjualnya kepada konsumen. Konsumen juga termasuk bagian dari rantai distribusi.

https://simple.wikipedia.org/wiki/Consumer