Saturday 4 July 2015

Kebudayaan

Wujud differensiasi dan stratifikasi sosial adalah pengelompokan masyarakat atas suku bangsa, agama, status sosial dan kelas sosial. Setiap kelompok ini tentu memiliki sistem norma dan nilai menghasilkan sebuah kebudayaan. Contohnya adalah kelompok suku bangsa yang memiliki kebudayaan yang berbeda-beda.

Pengertian Kebudayaan
Dari kata sansekerta buddayah, yaitu dari kata buddhi berarti budi atau akal. Ataupun culture berarti segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah dan mengubah alam.

  • Menurut Melville J. Herkovits memandang kebudayaan sebagai superorganik karena diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi dan tetap hidup walaupun orang yang menjadi anggota masyarakat senantiasa berganti-ganti.
  • Edward B. Taylor melihat kebudayaan sebagai hal yang kompleks mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian moral, hukum, adat istiadat, kemampuan-kemampuan, kebiasaan atau semua hal yang dimiliki manusia sebagai anggota masyarakat.
  • Ralp Linton, mengemukakan kebudayaan adalah keseluruhan dari pengetahuan, sikap dan pola perilaku yang merupakan kebiasaan yang dimiliki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat tertentu.
  • Koentjaraningrat merumuskan kebudayaan sebagai keseluruhan sistem, gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
  • Selo Soemardjan dan Soelaman Soemardi merumuskan kebudayaan sebagai semua hasil karya rasa dan cipta masyarakat. Contohnya hasil karya manusia adalah teknologi dan kebudayaan kebendaan atau kebudayaan jasmaniah (material culture). Yang diperlukan untuk menguasai alam semeta. Contoh hasil rasa manusia meliputi jiwa manusia adalah segala kaidah dan nilai sosial meliputi agama, ideologi, kebatinan, kesenian dan semua hal yang merupakan ekspresi jiwa manusia. Cipta merupakan kemampuan mental, kemampuan berpikir orang-orang yang hidup bermasyarakat. Contohnya antara lain filsafat dan ilmu pengetahuan.

Jadi kebudayaan merupakan sistem ilmu pengetahuan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat di dalam pikiran manusia yang dijadikan milik diri manusia dengan cara belajar.

Wujud Kebudayaan
Berdasarkan wujudnya ada kebudayaan yang bersifat abstrak dan kebudayaan yang bersifat konkret
  1. Abstrak. letaknya ada di dalam pikiran manusia. Contohnya ide, gagasan, nilai-nilai, norma, peraturan dan cita-cita. Jadi budaya yang bersifat ideal artinya sesuatu yang merupakan cita-cita harapan manusai sesuai ukuran yang telah menjadi kesepakatan.
  2. Kebudayaan bersifat konkret, wujudnya berpola dari tindakan atau perbuatan aktivitas manusia di dalam masyarakat bisa dilihat, diraba, diamati, disimpan dan difoto. Contohnya: perilaku, bahasa dan materi.
Menurut Koentjaraningrat, wujud kebudayaan adalah:
  1. Artefak, benda-benda fisik
  2. Sistem tingkah laku
  3. Sistem gagasan
  4. Sistem gagasan yang ideologis
Unsur-Unsur Kebudayaan
Menurut Melville J. Herkovitas menyebut 4 unsur kebudayaan yaitu alat-alat teknologi sistem ekonomi, keluarga dan kekuasaan politik.

Bronislow Malonowski menyebut empat unsur kebudayaan:

  1. Sistem norma-norma yang memungkinkan kerjasama antara anggota masyarakat
  2. Organisasi ekonomi
  3. Alat-alat dan lembaga atau petugas pendidikan seperti keluarga
  4. Organisasi kekuatan

Clyde Kluckohn menyebut 7 unsur kebudayaan yaitu:

  1. Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (pakaian, permuahan, alat rumah tangga, senjata, alat-alat produksi dan transportasi).
  2. Mata pencaharian
  3. Sistem kemasyarakatan (sistem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, sistem perkawinan)
  4. Bahasa (lisan, tertulis)
  5. Kesenian (rupa, suara, dan gerak)
  6. Sistem pengetahuan
  7. Sistem kepercayaan
Kebudayaan menurut Cluckhon disebut sebagai kebudayaan universal.
Menurut Malinowski, setiap unsur kebudayaan tersebut memiliki unsur kebudayaan yang cocok dalam rangka kebudayaan secara keseluruhan. Apabila ada unsur yang kehilagan kegunaan, unsur tersebut akan hilang dengan sendirinya
Kebudayaan berbeda dengan peradaban (civilization). Peradaban untuk menyebut serta unsur-unsur kebudayaan yang sifatnya halus, maju, dan indah seperti kesenian, ilmu pengetahuan, adat sopan santun, kepadaian menulis dan organisasi bernegara


Fungsi Kebudayaan
Manusia dan masyarakat juga membutuhkan kepuasan, baik spiritual maupun kepuasan material. Sebagian besar kebutuhan manusia dan masyarakat tersebut dipenuhi oleh kebudayaan yang bersumber dari masyarakat itu sendiri,. Berikut ini ada beberapa fungsi kebudayaan:

  1. Hasil karya manusia melahirkan teknologi dan kebudayaan kebendaaan. Teknologi memiliki sedikitnya dua kegunaan yakni melindungi masyarakat dari ancaman lingkungan dan memberikan masyarakat untuk memanfaatkan alam. Contohnya ancaman kedinginan dan hujan manusia menciptakan mantel, rumah, pakaian, payung dan sebagainya. Juga untuk memenuhi kebutuhan akan pangan manusia menciptakan teknologi pertanian seperti irigasi, pupuk, traktor pembibitan dan pencangkokan.
  2. Karsa masyarakat yang mewujudkan perwujudan norma dan nilai-nilai sosial dapat menghasilkan tata tertib dalam pergaulan masyarakat. Yang merupakan patokan tentang bagaimana manusia harus bertindak, berbuat dan menentukan sikap ketika manusia harus bertindak, berbuat dan menentukan sikapnya ketika berhubungan satu dengan lainnya. Dapat berupa adat istiadat (custom) dan sejumlah peraturan (hukum)
  3. Juga terdapat pola-pola perilaku (pattern behavior) yang merupakan cara-cara masyarakat untuk bertindak dan berkelakuan yang sama dan harus diikuti oleh semua anggota masyarakat tersebut. Kebudayaan dinamakan pula struktur normatif atau gambaran petunjuk dalam hidup. Artinya kebudayaan adalah suatu garis-garis pokok tentang perilaku yang menetapkan peraturan-peraturan mengenai apa yang harus dilakukan, apa yang seharusnya dilakukan, apa yang dilarang dan sebagainya

Karakteristik Kebudayaan
Kebudayaan masyarakat di dunia ini memiliki karakteristik umum di antaranya adalah bahwa kebudayaan merupakan milik bersama, merupakan hasil belajar, didasarkan pada lambang dan terintegrasi.

  1. Kebudayaan adalah milik bersama
  2. Kebudayaan merupakan hasil belajar
  3. Kebudayaan didasarkan lambang
  4. Integrasi kebudayaan

Sifat Kebudayaan
Secara umum sifat kebudayaan sebagai berikut:

  1. Kebudayaan bersifat universal
  2. Kebudayaan bersifat stabil dan dinamis
  3. Kebudayaan cenderung mengisi dan menentukan jalannya kehidupan manusia walaupun jarang disadari manusia itu sendiri.

Hubungan antara Unsur-Unsur Kebudayaan dalam Masyarakat
  1. Peralatan dan Perlengkapan Hidup
  2. Sistem Mata Pencaharian
  3. Sistem Kemasyarakatan
  4. Bahasa
  5. Kesenian
  6. Sistem Ilmu Pengetahuan
  7. Sistem Kepercayaan

Dinamika Unsur-Unsur Kebudayaan
Tak ada kebudayaan yang statis, semua kebudayaan memiliki dinamika atau gerak, yang sebenarnya merupakan gerak manusia dalam masyarakat. Perubahan karena adanya unsur kebudayaan asing yang masuk ke kebudayaan Indonesia. Sebuah kebudayaan masuk ke kebudayaan yang lain karena proses akulturasi, asimilasi, inovasi dan difusi.
  • Akulturasi
Akulturasi adalah proses sosial yang timbul ketika suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan kebudayaan asing. Kebudayaan itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa mengakibatkan hilangnya suatu unsur kebudayaan kelompok itu sendiri
  • Asimilasi
Asimilasi dalam masyarakat terjadi ketika berbagai kelompok manusia dengan latar belakang yang berbeda berinteraksi secara intensif dalam waktu yang lama hingga kebudayaan manusia itu berubah sifat dan unsur-unsurnya sehingga menjadi kebudayaan campuran. Proses ini terjadi bila ada sikap terbuka dari masyarakat yang berbeda kebudayaan tersebut.
  • Inovasi
Inovasi adalah proses pembauran dalam unsur kebudayaan masyarakat. Dikenal ada discovery adalah penemuan unsur kebudayaan yang baru. Discovery menjadi invention jika masyarakat sudah mengakui, menerima dan memanfaatkan hasil penemuan tersebut.
Inovasi dapat menyebabkan perubahan pada bidang-bidang lain dalam masyarakat. Inovasi dapat menyebabkan perubahan pada sistem kemasyarakatan. Contoh: penemuan dalam bidang teknologi pertanian kemasyarakatan. Contohnya: penemuan dalam bidang teknologi pertanian akan mempengaruhi teknik dan cara petani mengolah tanah.
  • Difusi
Proses penyebaran kebudayaan dari satu daerah ke daerah yang lain secara langsung maupun tidak langsung. Diffusi dapat terjadi dalam masyarakat itu sendiri (Intra society diffusion) dan antar masyarakat (inter society diffusion).
Difusi dalam kelompok masyarakat terjadi jika:
  • adanya pengakuan bahwa unsur baru tersebut berguna
  • Tidak adanya unsur kebudayaan asli yang menolak terhadap kebudayaan baru
  • Unsur baru tidak bertentangan dengan yang lama
  • Pemimpin masyarakat tersebut dapat membatasi proses difusi.
Difusi antarmasyarakat dapat terjadi jika:
  • Adanya kontak masyarakat satu dengan masyarakat yang lain
  • Masyarakat mampu mendemonstrasikan manfaat penemuan baru tersebut
  • Masyarakat mengakui kegunaan penemuan baru tersebut
  • Tidak adanya unsur kebudayaan lain yang menyaingi unsur penemuan baru tersebut
  • Masyarakat berperan dalam penyebarannya.
  • Ada paksaan untuk menerima unsur baru tersebut.
Proses diffusi ini bisa terjadi secara damai (penetrasi pasifique) atau secara paksaan (penetrasi violence). Contohnya: masuknya hindu dan masuknya kebudayaan barat zaman penjajahan.

No comments:

Post a Comment